Giligenting adalah pulau yang berada di wilayah Kabupaten Sumenep. Sebelumnya Pulau Giligenting masuk dalam satuan Kecamatan Bluto, sampai akhirnya terjadi pemekaran menjadi Kecamatan sendiri. Sementara Pulau Giligenting sendiri memiliki 4 desa yang salah satunya adalah Desa. Nama desa Bringsang berasal dari bahasa Madura yang berarti gelisah atau cemas. Menurut sesepuh yang berada di desa Bringsang, ada sebuah muara sungai di sekitar perbatasan desa Bringsang-Aenganyar yang menjadi tempat sarang hewan sejenis musang, yang disebut “Berang-berang” atau dalam bahasa Madura dikenal sebagai “Beringsang”. Hewan terbut memiliki sifat yang unik yakni selalu berkelompok dan aktif sehingga dapat menjadi simbolis pada desa Bringsang yakni kebersamaan dalam kelompok dan selalu aktif. Asal usul nama desa Bringsang ini tidak ada bukti baik berupa catatan sejarah atau cerita turun temurun, sehingga sesuai dengan kesepakatn bersama para tokoh desa, maka asal usul nama Desa Bringsang disepakai asal muasalnya dinisbatkan kepada salah satu jenis hewan diatas, dengan membuang huruf “e” pada suku kata kedua sehingga menjadi kata “Bringsang”. Meskipun sebenarnya jenis hewan tersebut jarang dijumpai, bahkan sekarang bisa dibilang telah punah.
Desa Bringsang pada awalnya dipimpin oleh Kepala Desa yang bernama (Kliwon Purbo). Akan tetapi sebelum Purbo menjadi kepala desa, ada beberapa daftar nama-nama yang pernah menjabat sebagai kepala desa sebelumnya, yakni: Kliwon (K. Mustia), Kliwon (K. Satia) dan Kliwon (K. Mainna). Desa Bringsang pada masa kepemimpinan Kliwon Mainna, tergolong desa yang tidak aman, pencurian dan perampokan terjadi di mana-mana sehingga menyebabkan Kliwon Mainna merasa tidak mampu menjaga keamanan dan stabilitas desa. Sehingga ketika gilirannya ia mengambil sikap untuk mengundurkan diri dan meminta kepada Kliwon Purbo untuk menggantinya. Hal ini dikarenakan Kliwon Purbo cukup disegani oleh para tokoh bajingan dan perampok kala itu.
Di masa kepemimpinan Kliwon Purbo, kondisi desa mulai aman. Kliwon Purbo dalam menjalankan roda pemerintahan dibantu oleh 4 orang kaki tangannya. Masing-masing menjabat sebagai Kepala Dusun, diantaranya adalah : K. Sinami (Dusun Gunung), K. Sahid (Dusun Kebun), K. Munasi (Dusun Bringsang,) dan K. Baharuddin (Dusun Dadap). Setelah Kliwon Purbo meninggal, Desa Bringsang di pimpin oleh Kliwon H. Moh. Yasin yang yang berjuluk “Koedo Natpoedo”, ia memerintah tahun 1955-1983. Pada masa kepemimpinannya, Kliwon H. Moh. Yasin, Giligenting resmi menjadi kecamatan pada tanggal 26 Agustus 1982. Setelah H. Moh. Yasin meninggal kursi kepemimpinan digantikan oleh putranya yang bernama H. Moh Ridwan (1984-1987). Selanjutnya kepemimpinan Kepala Desa dilanjutkan oleh putrinya, Sukmawati, ia merupakan kepala desa perempuan pertama di Desa Bringsang (1988-2002). Pasca berakhirnya masa jabatan Sukmawati, dilakukanlah pemilihan kepala desa secara demokratis Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Sutlan, SE terpilih sebagai Kepala Desa Bringsang selama tiga periode (2004-2021).
Desa Bringsang scara kewilayahan memiliki 4 dusun yang setiap dusunnya dimpimpin oleh kepala dusun yang memiliki tugs untuk membantu kepala desa dalam melayani kebutuhan masyarkat. Kepala Dusun ditunjuk langsung oleh kala desa dengan memperhatikan masukan serta penrtimbangan dari tokoh-tokoh masyarakat. Berikut merupakan dusun yang terdapat di Desa Bringsang :
- Home
- Profil Desa
- _Letak Geografis
- _Karakteristik Fisik
- _Masyarakat Desa
- _Potensi Masyarakat
- _Sejarah Desa
- Pemerintah Desa
- _Visi Misi
- _Struktur Pemerintahan
- Data Desa
- _Data Pendidikan
- _Data Pekerjaan
- _Data Agama
- _Data Jenis Kelamin
- Potensi Desa
- _Pantai Sembilan
- _THB
- _Kebun Vanili
- Lembaga Masyarakat
- _RT/RW
- _PKK
- _Karang Taruna
- _BUMDes
0 Comments